Entah sejak kapan saya berfikir bahwa semua orang itu harus seragam. Saya merasa bodoh dan seperti alien jika saya tidak bisa seperti orang lain meskipun saya tidak pernah menganggap orang lain yang tidak seperti saya bodoh dan seperti alien.
Hari berlalu. Saya merasa aneh melihat banyak manusia. Kalau semua harus sama lalu kenapa nyatanya kita berbeda2? Ada yang pendiam, cerewet, pintar, lugu, kaya, miskin, bahagia.
Saya melihat ada seseorang yang sengsara, lalu dia mencoba bahagia dengan menerima hidupnya yang susah apa adanya. Tapi ada juga yang kaya bahagia arogan dan tidak terkalahkan. Jika saya bisa jadi pemenang kenapa saya harus ikut2an kalah?
Lain waktu saya membuka facebook yang telah lama vakum karena saya menghindari seseorang di dalam facebook itu. Sekarang dia sudah tidak berarti dibandingkan dengan apa yang ingin saya telusuri kembali disana. Saya melihat teman2 saya yang bahagia dengan hidup mereka. Mereka pintar, sukses, mandiri, hidup keliling dunia, menikmati keindahannya dan bermanfaat bagi banyak orang. Saya ingin seperti itu. Kalaupun tidak keliling dunia dan hanya berteman dengan orang yang itu2 saja mereka bahagia dengan hidupnya. Saya membandingkan semua itu dengan diri saya yang setiap hari dihantui complain dan ancaman akan dikeluarkan.
Mungkin sudah saatnya saya tidak peduli? Ini saatnya saya mengurus diri saya sendiri. Dengan seribu maaf saat ini diri saya adalah hal paling penting di dunia. Saya harus bisa membuat diri saya sendiri bahagia.