28.12.14

Dimana ada Tuhan disitu ada harapan

Apapun bentuknya hidup pasti akan pernah jatuh

Seberapa lamapu bersama dua manusia pasti akan terpisah juga

Seburuk apapun dirimu, jauhnya mimpimu, dalamnya ketakutanmu, berharaplah pada Tuhan yang berjanji akan mengabulkan doa2mu. Dengan kuasanya Insya Allah semua itu bisa tercapai sesulit apapun kondisinya..

9.12.14

Saya harusnya sekarang sadar apa dan mikir apa sih?

Saya mau menikah saat saya ingat orang tua saya. Kenyataannya saya gak pernah ketemu orang yang sepenuhnya sayang saya atau saya sayang dia. Ada aja yang bikin kecewa dan gak percaya lagi. Jadi kedepannya saya mungkin sudah nggak akan mikir apa2 lagi tentang pasangan hidup. Yang penting dia serius, memperjuangkan kebahagiaan saya dan keluarganya nanti, soleh, pintar, sangat berkecukupan, dan pastinya suka jalan2 dan foto2.

8.12.14

Hak saya untuk suka dan memimpikan sesuatu yang saya mau. Hak saya juga untuk mendapatkan apa yang saya mau.

7.12.14

Pilih mana? Ngejar orang yang disuka atau yang nerima apa adanya? 
Tuhan..

Pindahkanlah saya ke tempat tertinggi yang membahagiakan saya.

Tempat dimana kami semua merasa aman, bahagia, dan memiliki segala yang kami cintai.

Kembalikanlah pula dia pada saya. Dia adalah kebahagiaan bagi saya.
Let other people die.

6.12.14

Lain Ladang Lain Belalang

Entah sejak kapan saya berfikir bahwa semua orang itu harus seragam. Saya merasa bodoh dan seperti alien jika saya tidak bisa seperti orang lain meskipun saya tidak pernah menganggap orang lain yang tidak seperti saya bodoh dan seperti alien.

Hari berlalu. Saya merasa aneh melihat banyak manusia. Kalau semua harus sama lalu kenapa nyatanya kita berbeda2? Ada yang pendiam, cerewet, pintar, lugu, kaya, miskin, bahagia.

Saya melihat ada seseorang yang sengsara, lalu dia mencoba bahagia dengan menerima hidupnya yang susah apa adanya. Tapi ada juga yang kaya bahagia arogan dan tidak terkalahkan. Jika saya bisa jadi pemenang kenapa saya harus ikut2an kalah?

Lain waktu saya membuka facebook yang telah lama vakum karena saya menghindari seseorang di dalam facebook itu. Sekarang dia sudah tidak berarti dibandingkan dengan apa yang ingin saya telusuri kembali disana. Saya melihat teman2 saya yang bahagia dengan hidup mereka. Mereka pintar, sukses, mandiri, hidup keliling dunia, menikmati keindahannya dan bermanfaat bagi banyak orang. Saya ingin seperti itu. Kalaupun tidak keliling dunia dan hanya berteman dengan orang yang itu2 saja mereka bahagia dengan hidupnya. Saya membandingkan semua itu dengan diri saya yang setiap hari dihantui complain dan ancaman akan dikeluarkan.

Mungkin sudah saatnya saya tidak peduli? Ini saatnya saya mengurus diri saya sendiri. Dengan seribu maaf saat ini diri saya adalah hal paling penting di dunia. Saya harus bisa membuat diri saya sendiri bahagia.
Jadi egois itu mungkin ga ada salahnya juga yah?

Sempat terfikir berharap suatu hari saya bakal capek egois dan mencoba untuk make a deal dengan lingkungan sekitar. Tapi jangan2 nanti malah ngorbanin diri sendiri. Ah sudahlah. Kayaknya saya memilih untuk egois saja meskipun itu (kata orang) salah. I'm happy with my own self.

Saya bahagia ketika ga harus memikirkan orang lain terganggu atau tidak dengan apa yang saya buat/lakukan.

I cheer up myself.
It's important to be good, clever, good mannered, and doing no mistake.

Penting juga untuk tahu apa hal yang paling membanggakan dan membahagiakan diri kita dan menemukan lingkungan yang mendukung kita untuk menjadi apa yang kita mau. Be the one n only.

Kamu.

Kalau kamu memang baik, saya 100% yakin akan memperjuangkan kamu :)
Paling enak sih emang habis capek2 konser pulang ke kota kesayangan, ketemu kesayangan trus diajak makan bareng. Trus makasih juga masih mau sopan ga nge tag makan sama siapa meskipun gue tau dia makannya sama siapa.

2.12.14

Saya

Saya takut berhadapan dengan manusia. Saya takut mengecewakan. Bagi saya di dunia ini manusia cukuplah orang tua, pasangan hidup, dan anak2 saya nanti. Tidak peduli sedikit atau banyak kolega yang penting meninggalkan kesan terakhir yang terbaik bagi orang2 yg terlibat dengan kita. Saya berharap bisa punya banyak teman juga sih sebenarnya.
Saya sampai sekarang masih sangat terkagum2 pada mereka--khususnya wanita--yang sangat pintar berfashion dan mix n match pola dan warna. Menurut saya itu adalah olah rasa dan kemampuan deskripsi yang luar biasa. Saya sampai sekarang sama sekali tidak bisa begitu dan sangat ingin bisa begitu. Menurut saya semua itu harus didukung oleh lingkungan yang kondusif juga.

Saya sedang mengusahakan lingkungan itu