28.3.16

Something missing

Welcome to something missing part II. Kayaknya masih akan banyak lagi part2 something missing. Sepertinya dalam perjalanan gue untuk acomplishing diri gw jadi orang yang lebih baik dari hari ke hari gue akan selalu mencari lack of myself dan mencari sesuatu yang hilang itu utk diperbaiki.

Cerita pertama hari ini dari googling paper yang sampe bikin breathless. Lots lots lots of paper yang harus dibaca. Gue masih harus alhamdulillah karena masih nemu yg bahasa indo. Kalo sampe ada bahasa lain yg gue harus ngerti mah waaaahh.. Terima doa aja deh. The something missing is: cara mikir gue masih terlalu rumit, wawasan gue masih dangkal banget, struktur penulisan gue masih naudzubilah jeleknya, gue harus banyak baca, kritis, dan menulis penelitian gue. Simpel aja yang penting beres. 

Something missing, atau tepatnya disaster chapter II adalah gue ngerjain studio dgn waktu yg mepet banget. Aslinya gue yakin ga akan beres lg ini mah. Dan gue cuma bisa berdoa supaya pengumpulan 3 ujian gue besok dan ngurus pajak ga ada kendala supaya gw bisa ngerjain studio dengan lebih tenang.
Di satu sisi gue tau they gave me almost 3 weeks to accomplish mission dan gue cuma pake 4 hari. Itu juga gara2 dosen gue tiba2 liburan. Kalo doi ga libur udah mati kali gue. Review 3 minggu ke belakang, what I've done?
Selasa: sidang
Rabu: tidur seharian
Kamis: masak, ke kantor, ke kampus
Jumat: packing, ke kampus, ke jogja
Sabtu: survei lokasi from morning to evening
Minggu: sight seeing
Senin: perjalanan jogja bandung sambil cari referensi
Selasa: ngerjain etika
Rabu: etika+metlit
Kamis: metlit
Jumat: proyekan dikejar deadline
Sabtu: revisi proyek yang sbnrnya engga perlu banget, MLB
Minggu: MLB+metlit+metper dan belom beres.
Senin: besok.

Dalam cerita itu gue sangat ga efektif di bidang preparing benda2 semacam packing dan nyiapin gift. Gue juga harus latihan banyak masalah nulis paper. I takes so much time in making papers. god!! Di sisi lain sangat sulit buka mata apalagi kl perjalanan jauh. Lain kali gue harus going by plane.

Ya allah, maaf kl sy sombong, tp sejujurnya sy ga ngerasa sy buang2 waktu. I've done my best. Kl engkau bersedia mempercepat cara sy bekerja dan mempermudahnya saya akan sangat senang. Dan semoga tambahan kemampuan itu membuat saya bisa memiliki dampak yang lebih besar ke masyarakat. Sesungguhnya engkau itu maha hebat dan memiliki ilmu yang luas.